LNSW Sabet 3 Penghargaan TOP Digital Awards 2020

LNSW Sabet 3 Penghargaan TOP Digital Awards 2020

Oleh Tim Humas LNSW

Jelang penutup tahun 2020, Lembaga National Single Window Kementerian Keuangan, kembali menorehkan prestasi. Tiga penghargaan disabet sekaligus dari ajang TOP Digital Awards 2020 yang diselenggarakan oleh majalah It Works yang bekerjasama dan didukung oleh beberapa Asosiasi dan Perusahaan Konsultan TI TELCO.

Dalam acara penyerahan penghargaan yang berlangsung di Jakarta kemarin (22/12), LNSW meraih kategori TOP Digital Implementation 2020 #Star 4 (sangat baik) dan TOP Digital Transformation Readiness 2020. Selanjutnya Kepala LNSW M.Agus Rofiudin dianugerahi penghargaan TOP Leader on Digital Implementation 2020.

TOP Digital Implementation 2020 sendiri, menilai tata kelola TIK, baik dari segi kebijakan, organisasi, penerapan sistem, maupun prosedur. Implementasi teknologi digital di LNSW, dipandang berhasil dan penggunaannya terpadu di hampir semua divisi/unit kerja. Kondisi ini berdampak signifikan terhadap kinerja, daya saing, dan layanan pelanggan.

Sebelumnya pada sesi penjurian Top Digital Awards 2020 yang dilakukan secara virtual pada Rabu, 11 Desember 2020, Kepala LNSW M.Agus Rofiudin mempresentasikan bagaimana transformasi digital LNSW menjadi upaya transformasi layanan publik di bidang ekspor, impor, dan logistik, melalui penerapan sistem elektronik secara terintegrasi.

Sesuai  Peraturan Presiden RI Nomor 44 tahun 2018 tentang Indonesia National Single Window, LNSW mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan INSW dan penyelenggaraan SINSW dalam penanganan dokumen kepabeanan, dokumen kekarantinaan, dokumen perizinan, dokumen kepelabuhanan/kebandarudaraan, dan dokumen lain yang terkait dengan ekspor dan/atau impor secara elektronik.  

Penerapan sistem elektronik terintegrasi merupakan ruh dari Sistem INSW. Sistem INSW bekerja optimal melayani masyarakat, jika dapat bersinergi dan terintegrasi dengan Kementerian/Lembaga terkait. Adapun ruang lingkup SINSW mencakup Tradenet, Portnet, dan Pertukaran data secara elektronik baik di tingkat regional di ASEAN Single Window maupun di tingkat internasional (Single Window negara lain di luar ASEAN).

Integrasi sistem elektronik yang dilakukan, berdampak langsung bagi pengguna layanan dan stakeholders. Pada implementasi Single Submission (SSm) Fasilitas Migas contohnya, terjadi percepatan SLA dari 42 hari menjadi hanya 17,44 hari kerja. Pun pasca implementasi SSm Panas Bumi, percepatan SLA waktu layanan menjadi hanya 4,33 hari dari sebelumnya 19 hari kerja.

Tidak berhenti sampai di situ. Kesiapan digital LNSW tidak diragukan lagi. Terbukti di tengah pandemi, hadir sejumlah layanan digital unggulan LNSW dalam merespon pandemi Covid-19. Layanan yang dimaksud adalah SSm Perizinan Impor Tanggap Darurat, SSm Perizinan Persetujuan Ekspor (PE) Alkes dan dashboard monitoring alkes (DMA), serta Aplikasi BMDTP (fasilitas Bea Masuk Ditanggung Pemerintah). Melalui pemanfaatan SSm Perizinan Impor Tanggap Darurat, permohonan penerbitan rekomendasi BNPB dan fasilitas pembebasan bea masuk dalam rangka penanggulangan covid-19, diterima dan diproses melalui Sistem INSW. “Pemohon hanya dilakukan melalui satu pintu (single submission) yaitu sistem INSW, yang kemudian diteruskan ke K/L terkait. Semua dokumen permohonan dan keputusan diproses secara elektronik, yakni penyerahan atau penerimaan dokumen tanpa melalui tatap muka dengan petugas,” terang Kepala LNSW.

Selanjutnya SSm Perizinan Persetujuan Ekspor (PE) Alkes dan DMA, merupakan layanan yang disediakan LNSW terkait dengan proses kepabeanan ekspor untuk PE bahan baku masker, PE masker, dan/atau alat pelindung dini (APD), berdasarkan hasil koordinasi dengan K/L sebagai upaya penangulangan Covid-19 di Indonesia. Lalu aplikasi BMDTP, merupaan layanan yang diberikan LNSW untuk memberikan insentif fiskal atas impor barang dan bahan untuk proses produksi barang jadi dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan penerimaan negara serta menjaga stabilitas ekonomi. 

Di tengah pandemi Covid-19, digitalisasi dan penggunaan internet meningkat pesat di kalangan masyarakat. Penggunaan internet menjadi solusi untuk menunjang aktivitas mereka agar bisa tetap produktif di tengah keterbatasan akibat pandemi ini. Mulai dari aktivitas belanja melalui e-commerce atau toko online, bekerja dari rumah (work form home), rapat-rapat virtual, pembelajaran jarak jauh, dan aktivitas lainnya melalui perangkat digital. Memasuki era kenormalan baru (the new normal era), Pemerintah juga mendorong akselarasi transformasi digital untuk mendukung berbagai layanan masyarakat.

Tren meningkatnya transformasi digital itulah yang mendorong PT Madani Solusi Internasional (MSI), sebagai penerbit Majalah It Works dan pengelola portal berita itworkd.id, untuk menyelenggarakan acara tahunan “TOP DIGITAL Awards 2020”. Adapun tema yang diangkat, “Top Digital Innovation & Implementation in New Normal”. Artinya, dengan terus melakukan inovasi dan transformasi digital, diharapkan bisa menjadi solusi sekaligus peningkatan daya saing (competitiveness) di era adaptasi kenormalan baru ini (the new normal era).

Tiga penghargaan yang diterima LNSW dalam ajang tersebut, merupakan wujud komitmen pemerintah untuk terus berupaya menghadirkan solusi dan peningkatan daya saing masyarakat di masa yang penuh tantangann ini.