SSM Pabean Karantina dan Joint Inspection, Transformasi Bersama Demi Tingkatkan Pelayanan

SSM Pabean Karantina dan Joint Inspection, Transformasi Bersama Demi Tingkatkan Pelayanan

Oleh Tim Humas LNSW

Dalam upaya memajukan Indonesia, transformasi merupakan hal yang niscaya diperlukan di segala lini, tidak terkecuali di lembaga pemerintah. Kamis (2/7) ini, Lembaga National Single Window dan Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan, menunjukkan komitmen untuk bersama-sama bertransformasi demi pelayanan publik yang lebih baik.

Melalui webinar yang diselenggarakan oleh BKIPM dengan tema “Transformasi Balai KIPM Jakarta 2 Dalam Otomatisasi dan Pertukaran Data di Era Industri Perikanan 4.0 Dalam Mendukung Kemudahan Berusaha", Kepala LNSW M. Agus Rofiudin yang memberikan keynote speech menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah untuk mendukung kemudahan berusaha.

Hadir sebagai pembicara dalam kesempatan tersebut adalah Kepala Pusat Standardisasi Sistem dan Kepatuhan BKIPM Teguh Samudro dan Direktur Penjaminan Mutu LNSW Ircham Habib. Pada kesempatan tersebut, Ircham Habib memaparkan mengenai penerapan SSm Pabean Karantina dan Joint Inspection yang bertujuan untuk menghilangkan repetisi dan duplikasi proses pengeluaran barang impor, juga meningkatkan efektivitas dan efisiensi layanan dan pengawasan barang impor, khususnya terhadap komoditas wajib karantina.

Sebelumnya, proses layanan kepabeanan dan karantina dalam pengeluaran barang impor dilakukan secara berurutan dan terpisah. Alhasil, pelaku usaha harus melakukan dua kali input data dan dokumen permohonan pada sistem masing-masing Kementerian/Lembaga. Proses pemeriksaan barang juga dilakukan masing-masing secara sequential oleh Karantina dan DJBC. Melalui implementasi SSM Pabean Karantina dan Joint Inspection, pelaku usaha cukup mengajukan permohonan pemrosesan karantina sekali melalui Sistem INSW dan pemeriksaan kepabeanan dan karantina dilakukan secara terpadu.

Simplifikasi yang dihasilkan melalui SSM Pabean Karantina dan Joint Inspection ditargetkan dapat meningkatkan kinerja logistik nasional dan perekonomian nasional sesuai tujuan penataan Ekosistem Logistik Nasional.