Ditjen BC Bantah Penghentian Aktivitas Di Tanjung Priok

Ditjen BC Bantah Penghentian Aktivitas Di Tanjung Priok

JAKARTA - Direktorat Bea dan Cukai membantah penghentian aktivitas di Dermaga Utara Jakarta Internasional Container Terminal (JICT) Tanjung Priok, Jakarta karena peresmian sistem National Single Window (NSW) oleh Presiden SBY.

Menurut Ketua Pelaksana Teknis NSW, Susi Wiyono Budiharso, sepinya aktivitas dan pemilihan hari ini sebagai hari untuk meresmikan NSW karena tidak adanya jadwal kapal yang bersandar untuk bongkar muat barang di Dermaga Utara. Sementara aktivitas di dermaga lain berlangsung normal.
 
"Kami memilih waktu di mana tidak ada bongkar muat kapal, dan setelah dicek ternyata hari ini memang tidak ada jadwal. Yang lain memang ada pengalihan beban ke dermaga lain," ujarnya saat konferensi pers acara Peluncuran Sistem NSW di JICT, Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (29/1/2010).
 
Dikatakannya, proses penerimaan dokumen pada hari ini tetap berjalan normal terutama di layanan kepabeanan. "Mulai pagi, dokumen tetap mengalir, yang masuk sekira 100 ribu dokumen per hari. Layanan kepabeanan juga berjalan," tambahnya.
 
Sebelumnya diberitakan menjelang peresmian sistem NSW di Dermaga Utara, JICT, Tanjung Priok, aktivitas di JICT dihentikan sekitar enam jam yaitu masing-masing tiga jam sebelum dan setelah acara.
 
"Seluruh aktivitas di Dermaga Utara dihentikan karena ada acaranya RI 1. H-3 sampai H+3 jam acara," ungkap salah seorang petugas yang enggan disebut namanya.
(ade)

Source