Sosialisasi Sistem INSW Ekspor Di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

Sosialisasi Sistem INSW Ekspor Di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

Pada tanggal 14 Juni 2010 mulai pukul 09.00 WIB, bertempat di aula Kanwil VI DJBC Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Tim Pelaksana Teknis pada Tim Persiapan INSW melakukan sosialisasi implementasi NSW ekspor yang rencana akan diterapkan secara mandatori mulai 17 Juni 2010 di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Acara sosialisasi ini ditujukan kepada para eksportir yang melakukan kegiatan operasional ekspor barang melalui Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Kegiatan ini dihadiri oleh kurang lebih sebanyak 300 tamu undangan dari para eksportir dan beberapa pegawai DJBC terkait.

Kakanwil VI DJBC Jateng dan DIY, Bapak Ismartono memberikan sambutan pada acara sosialisasi ini. Beliau mengatakan bahwa sebagai tindak lanjut dari implementasi NSW Impor yang selama ini sudah berjalan baik di Semarang, maka akan diterapkan NSW Ekspor. Implementasi ini adalah yang kedua setelah Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dari total 5 pelabuhan besar di Indonesia yaitu Belawan, Tanjung Priok, Cengkareng, Semarang dan Surabaya.

Dalam kesempatan itu juga Bapak Susiwijono Mugiharso selaku ketua pelaksana teknis memberikan beberapa pengarahan mengenai sosialisasi tersebut. Yang intinya adalah kegiatan sosialisasi dilakukan untuk menyampaikan penjelasan teknis dan simulasi sistem NSW Ekspor di Semarang dan juga review permasalahan-permasalahan yang mungkin muncul dan solusinya berdasarkan pengalaman implementasi NSW Ekspor di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Pada implementasi di Pelabuhan Tanjung Emas, baru akan dilibatkan 2 Kementerian yaitu Kementerian Perdagangan dan Kementerian Kehutanan. Dimana Perijinan ekspor yang diterbitkan oleh Kementerian Perdagangan sudah mencakup 70% dari total perijinan ekspor yang ada.

Pada dasarnya sistem NSW Ekspor tidak jauh berbeda dengan sistem NSW Impor. Secara prinsip sama dari mulai transfer dokumen sampai menerima respon. Hanya jenis dan item dokumennya saja yang berbeda.

Perlu diketahui bahwa implementasi sistem NSW ekspor ini tetap memperhatikan aspek kecepatan pelayanan ekspor. Jangan sampai dengan diterapkannya NSW Eskpor, pelayanan malah akan terhambat. Mengingat tingkat sensitivitas ekspor lebih tinggi daripada impor. Dalam pengertian lain jika terjadi keterlambatan impor barang, maka efeknya mungkin penambahan biaya dan keterlambatan produksi. Tetapi jika terjadi gangguan ekspor maka efek buruknya bisa lebih parah dari mulai terlambat pemuatan (karena closing time), sampai pembatalan order dari pihak pembeli di luar negeri.

Tetapi juga pemerintah perlu untuk menegakkan peraturan dalam rangka menjamin kebenaran dan akurasi data ekspor. Hal ini berguna untuk pengambilan kebijakan ekonomi secara nasional. Sehingga untuk mencapai perimbangan antara kecepatan pelayanan ekspor dan akurasi data maka diimplementasikan sistem NSW Ekspor ini.

Sebagai wujud dalam usaha perimbangan tersebut, dalam sistem NSW ekspor digunakan database lartas ekspor yang memuat seluruh perijinan dari instansi teknis terkait dengan proses ekspor barang ke luar daerah pabean. Domain perijinan tetap ada pada kementerian teknis terkait seperti Kementerian Perdagangan dan Kementerian Kehutanan. Pihak DJBC hanya akan menggunakan hasil final data-data perijinan dari instansi tersebut untuk menegakkan peraturan di pelabuhan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penjelasan penerapan NSW Ekspor dan lartas Ekspor serta permasalahan teknis yang berpotensi dialami oleh eksportir dan solusi penanganannya. Selain itu pejabat dari Kementerian Perdagangan juga menyampaikan sistem perijinan ekspor dan bagaimana cara menggunakannya dalam rangka mengimplementasi sistem NSW.

Dan tentunya agar sistem NSW Eskpor dapat diterapkan dengan baik, maka perlu dukungan dari semua pihak untuk berpartisipasi aktif sesuai posisi masing-masing. Sehingga pada akhirnya proses untuk implementasi secara nasional dapat dilaksanakan sesuai rencana yang telah ditetapkan dalam blueprint INSW.

Sebagai penutup, kami sampaikan file-file presentasi pada acara sosialisasi tersebut yang berisi:

  1. Penjelasan sistem NSW Ekspor
  2. Penjelasan lartas ekspor dan permasalahan teknis
  3. Penjelasan sistem perijinan ekspor dari Kementerian Perdagangan

File dapat didownload di sini!

Demikian kami sampaikan.