Launching Mandatory SSM Joint Inspection Bea Cukai Karantina, Langkah Percepat Pemulihan Ekonomi

Launching Mandatory SSM Joint Inspection Bea Cukai Karantina, Langkah Percepat Pemulihan Ekonomi

Sumber: TribunJateng.com

TRIBUNJATENG.COM - Setelah sebelumnya melakukan uji coba implementasi Pilotting Single Submission-Joint Inspection Karantina-Bea Cukai, Bea Cukai Tanjung Emas, Balai Karantina Pertanian (Barantan) Kelas I Semarang, dan BKIPM Semarang, Kantor Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjung Emas, dan Pelindo III Regional Jawa Tengah menggelar “Grand Launching dan Sosialisasi Penerapan Secara Penuh (Mandatory) Single Submission-Joint Inspection Karantina-Bea Cukai” sebagai bagian dari National Logistics Ecosystem (NLE) di Pelabuhan Tanjung Emas, Senin (28/9).

Dengan menerapkan standar protokol kesehatan Covid-19, acara yang dilaksanakan di Hotel Gumaya ini dihadiri oleh puluhan pengguna jasa dan stakeholder Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Sesuai dengan Inpres nomor 5 tahun 2020 tentang Penataan Ekosistem Logistik Nasional, Mandatory Single Submission bertujuan meningkatkan kinerja logistik nasional, memperbaiki iklim investasi, dan meningkatkan daya saing perekonomian nasional.

Diawali dengan sambutan dari Junaidi, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Kelas I Tanjung Emas, acara “Grand Launching dan Sosialisasi Penerapan Secara Penuh (Mandatory) Single Submission-Joint Inspection Karantina-Bea Cukai” ini juga menghadirkan narasumber dari Lembaga Nasional Single Window (LNSW) dan Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas Anton Martin.

Diresmikan oleh Gubernur Jawa Tengah yang diwakili oleh Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Jawa Tengah, Eddy Sulistyo Bramiyanto, dengan pemukulan gong secara simbolis, acara “Grand Launching dan Sosialisasi Penerapan Secara Penuh (Mandatory) Single Submission-Joint Inspection Karantina-Bea Cukai” ini merupakan babak baru dari pelaksanaan secara penuh (Mandatory) Single Submission Joint Inspection Pabean-Karantina di lingkungan pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

“Setelah sebelumnya kita lakukan uji coba implementasi Pilotting Single Submission-Joint Inspection Bea Cukai- Karantina, acara ini merupakan babak baru bagi Bea Cukai Tanjung Emas dan Karantina untuk melaksanakan secara penuh Single Submission-Joint Inspection Karantina-Bea Cukai, tujuannya yaitu sesuai Instruksi Presiden yaitu Penataan Ekosistem Logistik Nasional (NLE) untuk meningkatkan kinerja logistik nasional, memperbaiki iklim investasi, dan meningkatkan daya saing perekonomian nasional,” tutur Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas, Anton Martin.

Selain peresmian, acara tersebut diisi dengan sosialisasi yang diantaranya menghadirkan narasumber Kepala Bea Cukai Tanjung Emas, Lembaga Nasional Single Window, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, dan Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Kemananan Hasil Perikanan yang hadir secara langsung maupun melalui Zoom Video Conference.

Dalam paparannya Kepala Bea Cukai Tanjung Emas Anton Martin menyampaikan bahwa penerapan Joint Inspection dapat memangkas waktu dan biaya sehingga berdampak pada turunnya Dwelling Time.

“Dengan penerapan SSM Joint Inspection ini kita dapat memangkas biaya dan waktu sekaligus, sehingga angka dwelling time dapat ditekan dan juga dapat menciptakan iklim investasi yang baik, untuk itu hal ini diharapkan sebagai salah satu upaya untuk mempercepat pemulihan kembali perekonomian nasional pasca pandemic Covid-19,” jelas Anton Martin. (*)



Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Launching Mandatory SSM Joint Inspection Bea Cukai Karantina, Langkah Percepat Pemulihan Ekonomi , https://jateng.tribunnews.com/2020/09/29/launching-mandatory-ssm-joint-inspection-bea-cukai-karantina-langkah-percepat-pemulihan-ekonomi.

Editor: abduh imanulhaq