UMKM Bingung Mau Ekspor? Datang ke Kantor Ini

UMKM Bingung Mau Ekspor? Datang ke Kantor Ini

Sumber: vivanews.com

VIVAnews – Lembaga National Single Window (LNSW) Kementerian Keuangan meresmikan Kantor Bersama Ekspor, hari ini, Rabu, 15 Januari 2020. Kantor tersebut berlokasi di Gedung Sarana Jaya 3, Jalan Rawamangun No. 59C, Pramuka Raya, Jakarta Pusat.

Kepala Lembaga National Single Window, Agus Rofiudin mengatakan, kantor tersebut bertujuan untuk lebih memudahkan akses informasi bagi para eksportir. Termasuk eksportir UMKM Indonesia untuk mengekspor produknya.

"Dapat digunakan oleh seluruh pemangku kepentingan di bidang ekspor seperti Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan para pelaku usaha ekspor di tanah air," kata dia di lokasi, hari ini.

Dengan adanya kantor ini, lanjut dia, para pelaku ekspor khususnya UMKM yang belum begitu paham mengenai alur proses bisnis sistem perizinan untuk kegiatan ekspor dapat menggunakan fasilitas ini.  Khususnya, guna melakukan diskusi dengan para pemangku kepentingan terkait seperti DJBC dan DJP.

Selain itu, juga terkait dengan pembiayaan bagi para pelaku UMKM di Indonesia bisa lebih mudah. Karena keberadaan LPEI di kantor itu juga akan sangat meringankan para pelaku UMKM khususnya terkait dengan teknis informasi dan mekanisme pembiayaan ekspor produk-produk mereka. 

Pelaku usaha pun lanjutnya, bisa mengetahui akses pasar untuk memasarkan produk-produk unggulan mereka ke negara-negara yang ingin dituju. Sebab, kantor ini menyediakan layanan konsultasi bagi mereka yang ingin mengetahui berbagai hal yang dibutuhkan untuk melakukan kegiatan ekspor.

"Jadi misalnya selama ini pelaku UMKM hanya melakukan kegiatan ekspor tujuan Korea, ternyata pasar Eropa juga menjadi salah satu market place yang berpotensi besar untuk menerima produk mereka. Kesempatan untuk memperoleh pengetahuan atas market research bisa dengan komprehensif didapatkan oleh para pelaku UMKM di Kantor Bersama Ekspor ini," tuturnya.

Tidak hanya menyediakan Kantor Bersama Ekspor, LNSW juga telah meluncurkan aplikasi INSWMobile. Aplikasi ini nantinya bisa digunakan untuk melakukan akses terhadap tracking dokumen perizinan, dokumen status PIB, NIB dan Surat Keterangan Asal/Certificate of Origin (SKA/CoO) serta informasi terkait larangan dan pembatasan (Lartas) pada laman Indonesia National Trade Repository (INTR) melalui perangkat selular.

Link: https://www.vivanews.com/bisnis/ekonomi/30210-umkm-bingung-mau-ekspor-datang-ke-kantor-ini?medium=autonext