Indonesia Telah Berhasil Melaksanakan Live Operation Pertukaran E-Form D Dengan Seluruh Negara ASEAN

Indonesia Telah Berhasil Melaksanakan Live Operation Pertukaran E-Form D Dengan Seluruh Negara ASEAN

Oleh Humas LNSW

Penghujung tahun 2019 ditutup manis dengan keberhasilan Indonesia dalam menerapkan live operation pertukaran Surat Keterangan Asal Elektronik (e-SKA) atau e-Form D sebagai bentuk efisiensi kegiatan ekspor dan/atau impor dengan 9 negara ASEAN lainnya. Indonesia menjadi satu dari dua negara di ASEAN yang telah berhasil melaksanakan live operation pertukaran e-Form D ke negara ASEAN lainnya. Keberhasilan ini memberikan keuntungan bagi para pelaku usaha di Tanah Air yang sejak 29 Desember 2019 telah dapat memanfaatkan e-Form D di seluruh pelabuhan internasional Indonesia dan di pelabuhan-pelabuhan internasional tertentu di negara ASEAN sehingga efisiensi biaya dan waktu dapat secara langsung dinikmati oleh pelaku usaha Tanah Air.

Dengan asumsi biaya pengiriman per dokumen sebesar 50 USD (±120 ribu dokumen/tahun) ke 10 negara ASEAN yang telah tergabung ke ASEAN Single Window (ASW), terdapat penghematan biaya sebesar USD 6 juta/tahunnya. Masih dengan asumsi perhitungan, dengan diberlakukannya e-Form D maka akan memangkas biaya penginapan kontainer di pelabuhan sebesar USD 20/harinya. Penghematan dari segi biaya inap container, dikarenakan pelaku usaha tidak perlu lagi menunggu dokumen CO Form D (SKA hardcopy) untuk mengeluarkan kontainer dengan adanya e-Form D. Penghematan bisa dicapai hingga USD 2,4 juta/tahun (asumsi 120 ribu kontainer/tahun).

Lebih lanjut, konsumen juga diuntungkan karena memperoleh harga yang lebih murah sebagai akibat penerapan e-Form D yang digunakan sebagai dasar pemberian bea masuk preferensi yang merupakan kesepakatan dari perjanjian perdagangan bebas di kawasan ASEAN (AFTA).

Penerapan e-Form D ini juga semakin menunjukkan komitmen pemerintah Indonesia dalam melaksanakan tata kelola pemerintahan yang baik karena meningkatkan efektifitas, akuntabilitas, dan transparansi dalam kegiatan ekspor dan/atau impor. Komitmen dan kerjasama Kementerian/Lembaga selaku pemangku kepentingan yang tergabung dalam ekosistem Indonesia National Single Window merupakan kata kunci dalam keberhasilan ini.

Di skala ASEAN, penerapan e-Form D ini diharapkan dapat mewujudkan kontribusi Indonesia dalam mendukung perdagangan internasional khususnya di kawasan ASEAN yang berujung pada meningkatnya daya saing negara-negara ASEAN.