Perluas Edukasi Pengusaha, PP INSW-KADIN Teken MoU

Perluas Edukasi Pengusaha, PP INSW-KADIN Teken MoU

Kegiatan ekspor-impor kini bukan sesuatu yang sulit

Jakarta, 27 September 2016

Kegiatan ekspor-impor kini bukan sesuatu yang sulit. PP-INSW makin mempermudah dan menjamin transparansi dan akuntabilitas  selama aktivitas ekspor impor melalui satu sentuhan elektronik dalam sebuah sistem Indonesia National Single Window (INSW).

Agar semakin banyak pengusaha yang mendapatkan edukasi tentang sistem elektronik di bidang ekspor impor ini,  PP-INSW menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia. 

"Kami ingin memperluas jangkauan sosialisasi dan edukasi penggunaan sistem Indonesia National Single Window (INSW) khususnya untuk pengusaha anggota KADIN," tegas Deputi Bidang Hubungan Antar Lembaga, Harmen Sembiring, di Jakarta (27/9).

Penandatanganan MoU dilaksanakan di depan ratusan peserta Konferensi Perdagangan Nasional 2016 (27/9) di Smesco Convention Hall, Jakarta. Konferensi mengambil tema “Trade For All – Menuju Peningkatan EKspor 500%". Sejumlah narasumber dari berbagai Kementerian/Lembaga  menghadiri  diskusi panel termasuk para pengusaha KADIN.

Dalam konferensi ini, Harmes Sembiring sempat memberikan paparan dalam sesi  “Menjadi Saudagar Nasional Berorientasi Global”. "Kami memperkenalkan sistem INSW, termasuk juga peran serta manfaatnya dalam mendukung kelancaran kegiatan ekspor dan impor. Wirausahawan pemula perlu banyak tahu tentang sistem INSW yang sedang dikembangkan menjadi INSW Generasi-2 dan terintegrasi dengan ASEAN Single Window," tegasnya.

Menurut Harmen Sembiring, kerjasama yang semakin erat dengan berbagai pihak termasuk KADIN, diharapkan sistem INSW semakin dikenal oleh masyarakat. "Saya berharap masyarakat dapat memanfaatkan  secara maksimal sistem INSW ini untuk meningkatkan volume perdagangan Indonesia," tuturnya.

"Para pengusaha  jangan ragu berinteraksi untuk mengetahui sistem INSW.  Manfaatkan sistem INSW ini  sebesar-besarnya untuk peningkatan ekspor nasional," tegas Harmen Sembiring. (*)