Perlunya peran aktif Pengguna Jasa dalam implementasi Sistem INSW di Pelabuhan Belawan-Medan

Perlunya peran aktif Pengguna Jasa dalam implementasi Sistem INSW di Pelabuhan Belawan-Medan

Mulai tanggal 21 Oktober 2009, Sistem INSW sudah diberlakukan secara mandatory di Pelabuhan Belawan - Medan. Pada hari pertama sistem ini diberlakukan, banyak sekali dokumen PIB yang direject/ditolak karena permasalahan perijinan yang belum benar.

Pada sistem kerjanya, INSW berfungsi untuk memvalidasi dokumen perijinan yang diterbitkan oleh GA dengan data perijinan yang ditransfer oleh pengguna jasa dalam dokumen PIB-nya. Bila terjadi perbedaan maka akibat yang terjadia adalah PIB direject.

Berdasarkan informasi di atas, diharapkan kepada pengguna jasa untuk benar-benar peduli terhadap data perijinan jika barang yang diimpor terkena perijinan. Sehingga pengguna jasa diharapkan untuk mengecek apakah barang impor terkena perijinanan atau tidak. Untuk mengecek barang impornya terkena perijinan atau tidak dapat dicek melalui website INSW, tepatnya di http://eservice.insw.go.id. Informasi yang akan didapatkan diantaranya :
1.Perijinan apa saja yang harus dipenuhi
2.GA / Departemen / Badan apa saja yang mengeluarkan peraturan terhadap barang impor tersebut
Beberapa kemungkinan mengapa PIB direject perijinan adalah :
1.Data perijinan belum diupload ke portal INSW oleh GA bersangkutan
2.Kesalahan penggunaan kode perijinan
3.Data perijinan tidak / belum dicantumkan oleh pengguna jasa dalam dokumen PIB-nya
4.Data perijinan berbeda antara yang diupload GA dengan yang ditransfer pengguna jasa
5.Data perijinan sudah dipakai