NSW Bantu Dunia Bisnis Lebih Efisien

NSW Bantu Dunia Bisnis Lebih Efisien

SURABAYA (bisnis.com): Implementasi National Single Window (NSW) dinilai mampu membantu dunia usaha menjadi makin efisien karena mampu memangkas biaya produksi dan perizinan di saat krisis ekonomi global.

Gunadi Sindhuwinata, Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Prioritas, mengatakan pelaksanaan kepabeanan online satu pintu (NSW) sangat membantu bisnisnya di tengah-tengah krisis ini.

"Pada Mei lalu kami melakukan cacah jiwa stok sampai ke distribusi, ternyata bahan baku komponen otomotif kategori 3 sudah habis," katanya disela-sela peluncuran implementasi sistem NSW tahap 4, kemarin, di Surabaya hari ini.

Sekarang, katanya, terpaksa harus order lagi tambahan sampai Oktober untuk memenuhi permintaan kendaraan niaga.

"Ini khusus perusahaan kami. Hal ini menunjukkan bahwa implementasi NSW di kepabeanan ini sangat efisien dan membantu melancarkan bisnis otomotif," katanya.

Namun dia menilai prosedur proses perizinan dan kepabeanan di Indonesia perlu dipersingkat agar biaya bisa diperkecil lagi.

Perbandingan jumlah prosedur, masa tenggang dan biaya untuk memulai bisnis di Indonesia, kini melalui 12 prosedur dengan masa tenggang 151 hari.

Saat ini, katanya, sedang digodok antara ATPM, Ditlantas dan Ditjen Bea Cukai, terkait NIK (nomor induk kendaraan) yang prosesnya akan menjadi data online. Sistem ini membuat proses untuk mendapat BPKB lebih cepat menjadi 22 hari dari sebelumnya 27 hari. "Akan tetapi target kami bisa lebih diperpendek menjadi 4-7 hari. Setelah kepabeanan selesai maka bisa dapat NIK kendaran segera." (ln)