Berita INSW

Pemerintah akan melaksanakan NSW Secara Penuh mulai 2010

The Jakarta Post, Pemerintah akan menerapkan secara penus Sistem NSW untuk layanan ekspor di pelabuhan besar mulai 2010, Layanan ini dapat diakses dan harus melalui Internet.

Ketua Pelaksana Teknis NSW Susiwiyono Mugiharso mengatakan pada hari Senin bahwa pelaksanaan konsep INSW adalah salah satu dari program utama dari program 100 hari pemerintah. "Mudah-mudahan, kita dapat mengejar *pemenuhan jadwal* dalam 100 hari pertama," katanya. Pemerintahan baru akan disumpah pada bulan Oktober 2009.  Skema INSW mengharuskan semua eksportir dan importir untuk [....]

Selengkapnya...

NSW Beri Kemudahan bagi Pelaku Usaha

Medan-Analisa, Penerapan sistem layanan terintegrasi ke pabeanan National Singel Window (NSW) di sejumlah pelabuhan di tanah air termasuk Pelabuhan Belawan Sumatera Utara memberi kemudahan bagi kelancaran perdagangan ekspor-impor di daerah ini.

Dunia usaha pantas berterima kasih atas perhatian dan keseriusan pemerintah memberi kemudahan bagi pengusaha dalam menghadapi perdagangan bebas. Bahkan dengan NSW diharapkan dapat menekan biaya ekonomi tinggi yang selama ini terbebani dunia usaha. Pemberlakuan NSW selama 24 jam otomatis dapat mendorong kelancaran pengurusan berbagai dokumen kepabeanan bagi kepentingan pelaku usaha ma [....]

Selengkapnya...

NSW di Belawan amburadul peresmiannya dinilai hanya mengejar target 100 hari

MEDAN: Hanya selang sehari setelah diresmikan, pelaksanaan national single window (NSW) atau pelayanan satu jalur kepabeanan di Belawan ternyata masih amburadul.

Pengamatan bisnis di pelabuhan terbesar se-Sumatra sepanjang 2 hari ini terakhir menunjukkan proses yang menjanjikan pelayanan secara elektronik atau online dalam sistem tersebut ternyata masih dilakukan manual. Akibat situasi itu, para eksportir masih menunggu antrean dalam melakukan proses. Padahal, sebelumnya dijanjikan para eksportir dan importir sudah bisa merasakan kemudahan se [....]

Selengkapnya...

Layanan Ekspor Impor Bisa Melalui Ponsel

JAKARTA - Pemerintah meluncurkan National Single Window (NSW) tahap kelima atau tahap nasional. NSW merupakan pelayanan kepabeanan yang terintegrasi.

Satu langkah lagi, maka NSW akan memasuki tahap akhir nasional dan siap terintegrasi dengan Asean dalam program Asean Single Window (ASW). Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan terhitung sejak Jumat (29/1), semua pelayanan impor dan ekspor wajib sudah menggunakan sistem elektronik NSW melalui portal Indonesia National Single Window (INSW). "Mulai hari ini 15 instansi pemer [....]

Selengkapnya...

NSW Hemat Biaya Impor

JAKARTA - Implementasi National Single Window (NSW) diperkirakan bisa menghemat biaya pengurusan dokumen impor sekitar Rp 235,80 miliar per tahun. Dalam setahun pemerintah mencatat ada 2,35 juta dokumen yang perlu diurus saat impor.

Deputi Menko Perekonomian Bidang Perindustrian dan Perdagangan, Edy Putra Irawadi, mengatakan penghematan didapat dengan mengalikan dokumen tersebut dan biaya pengurusan dokumen sebesar Rp 100 ribu. "Setahun dikalikan Rp100.000 saja berarti ada hadiah dari NSW," ujarnya di sela-sela seminar mengenai peran NSW dalam percepatan pembangunan ekonomi nasional, kemarin. Penghematan tersebu [....]

Selengkapnya...

Nasib Lembaga National Single Window Ditentukan 2011

TEMPO Interaktif, Jakarta - Pembentukan Lembaga Pengelola National Single Window baru akan ditentukan pada 2011. Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, pembahasan pembentukan lembaga pengelola itu hingga saat ini belum rampung. Pemerintah masih perlu memikirkan perlu tidaknya lembaga ini dibentuk.

Namun pemerintah tetap berkomitmen untuk memperkuat pelaksanaan National Single Window (NSW). Pemerintah juga tak ingin terjadi gangguan seperti masalah sumber daya manusia selama masa transisi karena selama ini urusan kepabeanan untuk ekspor dan impor berada dalam pengelolaan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. "Jadi untuk sementara tetap akan dikelola oleh Direktorat Jenderal Bea da [....]

Selengkapnya...

National Single Window Tahap 5 Diluncurkan Tahun Depan

TEMPO Interaktif, Jakarta - Pemerintah siap meluncurkan National Single Window, sistem integrasi online pelayanan perizinan ekspor dan impor, tahap kelima pada pekan ketiga Januari 2010. Lewat layanan tunggal ini, pemerintah berharap kualitas pelayanan dan pengawasan kegiatan perdagangan bisa ditingkatkan.

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, pada tahap kelima ini layanan terintegrasi kegiatan impor akan diterapkan penuh di lima pelabuhan utama, yakni di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Tanjung Perak Surabaya, Tanjung Mas Semarang, Belawan Medan, dan Bandara Soekarno Hatta. Adapun untuk layanan eskpor, integrasi layanan baru akan diterapkan di Tanjung Perak. Hatta [....]

Selengkapnya...

Pelaksana Tunggal Layanan Pabean Baru Terbentuk 2012

TEMPO Interaktif, Jakarta - Lembaga pengelola layanan terpadu kepabeanan (National Single Window) diperkirakan baru akan terbentuk pada 2012. Selama masa pembentuka itu, sistem yang menyatukan layanan ekspor dan impor tersebut akan dijalankan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Ketua Pelaksana Harian Tim National Single Window (NSW), Edy Putra Irawady, mengatakan tim sedang menyiapkan rancangan struktur, pembiayaan, dan dasar hukum untuk membentuk badan pengelola NSW. "Secara operasional sudah bisa dijalankan karena sudah ada legal back up, seperti Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik," katanya di Jakarta International Terminal Container, Tanjung Priok, J [....]

Selengkapnya...

Sistem NSW Tingkatkan Daya Saing Ekonomi

JAKARTA, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam sambutannya ketika meresmikan peluncuran sistem NSW di pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, meyakini daya saing perekonomian, terutama bidang perdagangan dalam negeri, akan meningkat dengan penerapan sistem pelayanan kepabeanan terintegrasi (National Single Window).

"Sistem ini bukan hanya penting untuk Asean, tapi kita ingin ekonomi domestik, antarpulau, antarprovinsi, bisa berjalan lebih efisien," katanya saat meluncurkan penerapan sistem NSW di Pelabuhan Tanjung Priok hari ini. Dengan menggunakan pengurusan dokumen untuk impor dan ekspor menggunakan NSW, jelasnya, akan menyebabkan penyelesaian surat menyurat serta perizinan memasukkan dan men [....]

Selengkapnya...

58 Pos tarif TPT Impor Wajib Diverifikasi Perlu Pengawasan Ketat Dari Bea Cukai

JAKARTA, Pemerintah mewajibkan sebanyak 58 pos tarif tekstil dan produk tekstil (TPT) impor hasil olahan dari kawasan berikat yang masuk ke daerah pabean wajib memenuhi ketentuan verifikasi atas penelusuran teknis.

Pos tarif yang dimaksud antara lain kain tenunan dari kapas, kain tenunan dari serat, sejumlah pakaian wanita seperti setelan, celana panjang, pakaian pria, sarung tangan, dasi, barang jadi lainnya termasuk pola pakaian. Adapun TPT hasil olahan dari kawasan berikat yang seluruh bahan bakunya dari dalam negeri dan akan dijual di dalam negeri tidak memerlukan verifikasi atau penelusuran [....]

Selengkapnya...